Senin, 30 Juni 2014

JURNAL
PENGARUH MUSIK TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR SISWA





  
3KA14

Anggota Kelompok :

Anggraeny                    19111409
Sarah Arisa                   16111608
Vioolita Sigriet            17111296

Dosen : Drs. Budi Santoso  

Fakultas Ilmu Komputer & Teknologi Informasi

Universitas Gunadarma

2014 


ABSTRAK
Musik adalah seni yang melukiskan tentang keindahan yang disajikan dalam bentuk suara. Dan musik pada dasarnya merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan daripada kehidupan manusia.  Tanpa kita sadari suara-suara ini memiliki peran dalam membentuk pribadi kita. Hal ini didasarkan pada berbagai penelitian yang mengungkapkan bahwa sebagian musik dapat mempengaruhi kehidupan manusia baik dari segi fisik, mental juga dapat meningkatkan kemampuan intelektual dan emosional kita, bahkan musik juga bisa digunakan sebagai media pengobatan terapi. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui hubungan antara musik klasik dan hardcore dengan pengembangan kecerdasan emosional siswa. (2) Sejauh mana signifikan pengaruh musik klasik dan hardcore terhadap konsentrasi siswa SMK Negeri 1 Cibinong. (3) Sebagai referensi dalam hal metode-metode pendidikan kepada siswa demi keberhasilan  proses belajar baik dilingkungan formal maupun non-formal. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan uji coba langsung serta pemberian angket pada siswa SMK Negeri 1 Cibinong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk sampling yang diteliti, musik heavy metal memiliki pengaruh negatif terhadap konsentrasi belajar siswa. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata kelas yang lebih rendah jika dibandingkan dengan penggunaan musik latar musik klasik maupun tanpa musik, baik pada hasil test ataupun tingkat emosional mereka. Saran bagi siswa ialah musik dapat diterapkan dalam proses pembelajaran agar siswa menjadi lebih tenang dan nyaman, serta tidak merasa tegang, karena musik berpengaruh terhadap tingkat konsentrasi mereka.
  
PENDAHULUAN
Musik adalah seni yang melukiskan tentang keindahan yang disajikan dalam bentuk suara. Dan musik pada dasarnya merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan daripada kehidupan manusia.  Tanpa kita sadari suara-suara ini memiliki peran dalam membentuk pribadi kita. Hal ini didasarkan pada berbagai penelitian yang mengungkapkan bahwa sebagian musik dapat mempengaruhi kehidupan manusia baik dari segi fisik, mental juga dapat meningkatkan kemampuan intelektual dan emosional kita, bahkan musik juga bisa digunakan sebagai media pengobatan terapi.

Musik tidak hanya bila kita memainkannya atau menggubahnya, tetapi cukup dengan mendengarkannya, menyenandungkannya, atau berayun mengikuti iramanya juga telah terbukti dapat mengaktifkan gelombang-gelombang otak untuk kegiatan berpikir, meningkatkan kemampuan membaca, daya ingat, konsentrasi, perbendaharaan kata, menciptakan kondisi mental yang positif, santai, dan kreativitas yang merupakan hal-hal ideal untuk belajar. musik telah lama dianggap memiliki pengaruh terhadap tubuh maupun jiwa manusia.

Demikian pula telah berkembang anggapan dalam masyarakat bahwa musik klasik paling membantu aktifitas otak, maka hal ini dapat menolong prestasi belajar siswa dan selanjutnya dapat meningkatkan pengembangan sumberdaya manusia di tanah air tercinta.

Namun, musik juga memiliki dampak negatifnya. Namun kebenaran musik sebagai dampak atau pengaruh pengembangan kecerdasan emosional dan konsentrasi seseorang masih pro dan kontra.

Maka dengan paparan permasalahan tersebut dilakukan pengujian ada dan tidaknya signifikasi musik bagi EQ dan IQ. Dengan demikan penerimaan dan penolakan musik tidak lagi muncul dari informasi yang simpang siur, melainkan dilakukan dengan sikap-sikap yang ilmiah, cerdas serta obyektif.

Indentifikasi Masalah
  •   Apa definisi musik?
  •   Apa saja genre musik yang ada?
  •   Dapatkah musik berpengaruh terhadap kecerdasan emosional?
  •   Apakah ada perbedaan pengaruh antara musik klasik dan hardcore dalam meningkatkan konsentrasi pada siswa?
  •   Seberapa besar pengaruh musik terhadap konsentrasi belajar?
Rumusan Masalah
Bagaimana sebenarnya hubungan antara musik dengan kejiwaan seseorang?

Tujuan Penelitian           
  1. Kami bermaksud untuk mengetahui hubungan antara musik klasik dan hardcore dengan      pengembangan kecerdasan emosional siswa.
  2. Sejauh mana signifikan pengaruh musik klasik dan hardcore terhadap konsentrasi siswa SMK Negeri 1 Cibinong.
  3. Sebagai referensi dalam hal metode-metode pendidikan kepada siswa demi keberhasilan  proses belajar baik dilingkungan formal maupun non-formal.
  4. Diharapkan dapat melatih siswa lain untuk dapat membuat karya tulis ilmiah dengan baik dan benar sesuai data-data yang telah ada.

Manfaat Penelitian

1.       Manfaat Akademis
Untuk memberikan informasi kepada siswa mengenai pengaruh musik klasik dan hardcore bahwa dengan mendengar musik tersebut dapat meningkatkan konsentrasi.

2.       Manfaat Praktis
Agar siswa lebih menyadari dan memahami akan pengaruh musik klasik dan hardcore dalam meningkatkan konsentrasi, sehingga dapat digunakan pada pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi antara lain proses belajar.

Hipotesis
            Adapun hipotesis dalam penelitian adalah; musik klasik dan hardcore memiliki pengaruh yang bersifat positif  bagi kecerdasan emosional dan konsentrasi siswa SMK Negeri 1 Cibinong, atau justru sebaliknya musik klasik dan pop tidak memiliki pengaruh signifikan bagi kecerdasan emosional dan konsentrasi siswa.


Pengertian Karya Ilmiah

            Karya ilmiah atau dalam bahasa Inggris scientific paper adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah tersebut dijadikan acuan (referensi) bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian selanjutnya
.
            Karya ilmiah sering juga disebut “tulisan akademis” (academic writing) karena biasa ditulis oleh kalangan kampus perguruan tinggi –dosen dan mahasiswa.
Karya ilmiah berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi berupa penjelasan (explanation), prediksi (prediction), dan pengawasan (control).

I. Tujuan dari pembuatan karya ilmiah, antara lain :
  • Memberi penjelasan.
  • Memberi komentar atau penilaian.
  • Memberi saran.
  • Menyampaikan sanggahan.
  • Membuktikan hipotesa.
  • Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.
  • Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
  • Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
  • Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.

II. Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut:
  • Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
  • Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
  • Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
  • Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis;
  • Memperoleh kepuasan intelektual;
  • Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan;
  • Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya

Rabu, 12 Maret 2014

Analisa dan Pengaruh Tata Tulis Ilmiah

Analisis
             Analisis adalah merangkum sejumlah data besar yang masih mentah menjadi informasi yang dapat diinterpretasikan. Dalam linguistik, analisa atau analisis adalah kajian yang dilaksanakan terhadap sebuah bahasa guna meneliti struktur bahasa tersebut secara mendalam. Sedangkan pada kegiatan laboratorium, kata analisa atau analisis dapat juga berarti kegiatan yang dilakukan di laboratorium untuk memeriksa kandungan suatu zat dalam cuplikan. Semua bentuk analisis berusaha menggambarkan pola-pola secara konsisten dalam data sehingga hasilnya dapat dipelajari dan diterjemahkan dengan cara yang singkat dan penuh arti.

Kaidah Tata Tulis
            Tata tulis Tulisan Ilmiah harus mengikuti kaidah tata tulis yang layak seperti :
            (1) Penggunaan bahasa dan istilah yang baku dengan singkat dan jelas.
            (2) mengikuti kelaziman tata tulis pada didiplin ilmu yang diikuti.

Pemakaian Bahasa Indonesia Baku
·         Bahasa Indonesia yang digunakan dalam naskah Tulisan Ilmiah harus bahasa Indonesia dengan tingkat keresmian yang tinggi dengan menaati kaidah tata bahsa resmi. Kalimat harus utuh dan lengkap. Pergunakanlah tanda baca seperlunya dan secukupnya agar dapat dibedakan anak kalimat dari kalimat induknya, kalimat keterangan dari kalimat yang diterangkan, dan sebagainya.
·         Kata ganti orang, terutama kata ganti orang pertama (saya, kami, penulis atau penyususn), tidak digunakan, kecuali dalam kalimat kutipan dan pada halaman kata pengantar. Susunlah kalimat sedemikian rupa sehingga kalimat tersebut tidak perlu memakai kata ganti orang.
·         Suatu kata dapat dipisahkan menurut ketentuan tata bahasa. Kata terakhir pada dasar halaman tidak boleh dipotong. Pemisahan kata asing harus mengikuti cara yang ditunjukkan dalam kamus bahasa asing tersebut.

Tata Tulis Karya Ilmiah
            Tata tulis dalam pembuatan karya ilmiah sangatlah penting, karena dapat membantu dalam kesalahan dalam penulisan ilmiah. Berikut ini adalah tata tulis dalam karya ilmiah :

·         Pendahuluan
Bab ini berisi ketentuan tentang isi laporan, penyajian laporan, dan tatatulis secara umum. 

·         Tujuan
1. Mahasiswa memahami bagan tulisan ilmiah, panduan umum, dan tata tulis secara umum.
2. Mahasiswa dapat membuat laporan penelitian dengan aturan tata tulis yang berlaku umum.

·         Bagan Tulisan Ilmiah
            Bagan tulisan ilmiah secara umum minimal terdiri dari tiga bab, yaitu bab pendahuluan, bab isi, dan bab penutup. Seperti contoh bagan di bawah ini. Akan tetapi, dapat dikembangkan menjadi beberapa bab lagi tergantung pada kedalaman materi yang dibahas.

·         Bagian Pendahuluan (pelengkap awal):
            (1) Halaman judul
            (2) Kata pengantar
            (3) Daftar isi
            (4) Daftar tabel
            (5) Abstrak 

Abstrak
·         Abstrak yang dimaksudkan adalah extended abstract terdiri atas satu halaman abstrak atau lebih yang memuat abstrak tulisan ilmiah itu sendiri. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, masing-masing dimulai pada halaman baru.
·         Abstrak terdiri dari 500 – 800 kata dan memuat masalah yang dikaji, metode yang digunakan, ulasan singkat, serta penjelasan hasildan kesimpulan yang diperoleh. Di dalam abstrak tidak boleh ada referensi.
·         Abstrak Tulisan Ilmiah dicetak dengan jarak satu spasi dan mempunyai batas tepi yang sama seperti tubuh naskah Tulisan Ilmiah. Halaman yang memuat abstrak Tulisan ilmiah diberi judul ABSTRAK, yang berjarak ± 3 cm dari tepi atas kertas. Kalimat pertama abstrak Tulisan Ilmiah berjarak 1,5 spasi dari judul. Kata pertama atau awal paragraf baru dipisahkan dengan dua spasi dari kalimat terakhir paragraf yang mendahuluinya.

·         Bagian Isi:

                        BAB  1  PENDAHULUAN
                        1.1 Latar Belakang
                        1.2 Rumusan Masalah
                        1.3 Tujuan Penelitian
                        1.4 Ruang Lingkup Masalah
                        1.5 Anggapan Dasar, Hipotesis
                        1.6 Teori
                        1.7 Pengumpulan Data

                        BAB  2  PEMBAHASAN
                        2.1 Deskripsi Data
                        2.2 Analisis Data
                        2.3 Interpretasi Data

                        BAB 3 PENUTUP
                        3.1 Kesimpulan
                        3.2 Saran

·         Bagian Penutup (pelengkap akhir):
            (1) Daftar Pustaka
            (2) Lampiran

Pilihan Kata (Diksi)
            Pilihan kata atau diksi dalam sebuah karya tulis ilmiah akan mempengaruhi kesan dan makna yang ditimbulkan. Hal ini merupakan salah satu unsur dalam artikel ilmiah. Pemilihan kata dalam satu ragam bahasa berkaitan dengan ketepatan pemilihan kata dan kesesuaian pemilihan kata.

Tanda Baca
            Penulisan tanda baca, kata, dan huruf mengikuti Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, Pedoman Pembentukan Istilah, dan Kamus (Keputusan Mendikbud, Nomor 0543a/U/487, tanggal 9 September 1987). Berikut ini beberapa kaĆ­dah penting yang perlu diperhatikan.

Titik (.), koma (,), titik dua (:), tanda seru (!), tanda tanya (?), dan tanda persen (%) diketik rapat dengan huruf yang mendahuluinya.

Pengaruh
            Ragam bahasa yang digunakan dalam karya tulis ilmiah adalah ragam bahasa ilmiah atau disebut juga bahasa standar (baku). Sebagai salah satu jenis dari karya tulis ilmiah, artikel ilmiah pun ditulis dengan menggunakan ragam bahasa ilmiah. Bahasa standar ini adalah bahasa yang dipelajari dalam institusi pendidikan. Sebagai bahasa standar, ada aturan-aturan tata bahasa dan pedoman ejaan yang perlu diikuti. Standar berbahasa yang perlu diperhatikan dalam ragam bahasa ini meliputi pemilihan kata yang tepat, kalimat efektif, kepaduan paragraf, dan pedoman penulisan. Berdasarkan pengamatan dapat diketahui bahwa dalam artikel ilmiah masih dapat ditemui penggunaan bahasa yang tidak sesuai dengan standar aturan berbahasa Indonesia. Penggunaan bahasa yang tidak sesuai tersebut dapat ditemukan berupa ketidaktepatan dalam penggunaan/ penyusunan kata, tanda baca, kalimat, paragraf, serta pedoman penulisan.


Sumber :